siang
hari ini sangat panas,aku dan teman-teman ku duduk dibawah pohon
beringin yang rindang.Saat ini kami berada dilapangan sepak bola,bisa
dibayangkan kan bagaimana indah nya suasana saat ini?yang kurang
hanyalah ada pada cuaca nya sangat panas dan juga menyengat.Kalau bukan
karna tugas yang diinstruksikan dosen pada kami,sekarang kami tidak akan
berada disini.Aku dan teman-teman ku mempunyai tugas sebaigai pengamat
sepak bola.yang benar saja kami yang seorang peempuan,yang notabene nya
tidak tau menau soal sepak bola ditugas kan untuk mengamati?aku rasa aku
akan gila atau dosen nya yang gila memberikan kami tugas seperti
ini.Aku tidak akan mengeluh jika kami ditugaskan mengamati tarian
tradisional didesaku dan semacam nya.
beberapa
menit sudah terlewat tidak terasa sudah memasuki akhir babak satu,kami
sibuk mencatat berbagai macam gerakan yang dibuat oleh kesebelasan
didesa kami,yang kebetulan rutin latihan dilapangan ini.dan apa-apaan
mereka ini?latihan dijam seperti ini dan membuat kami
panas-panasan,meskipun ada pohon yang melindungi kami tapi sungguh jika
yang menerpa kami adalah angin panas maka tidak ada efek nya sama
sekali.
Aku
mencatat gerakan zig-zag pemain bola yang tidak beraturan dan juga
berbagai macam grakan yang tidak aku ketahui.Untuk itu kami harus
browsing.
"huuhh...lelah sekali ya" aku menoleh pada salah satu teman ku,yang biasa aku panggil lemet.
mau tau kenapa?karna dia itu `rata`.
"ya,pak herman itu sudah gila ya?"timpal teman ku yang yang lain,kelihatan nya dia kesal sekali.
tapi
tunggu dulu,aku lupa nama nya,ya karna jujur saja aku baru dekat dengan
nya itupun karna tugas ini yang mengharus kan kami menjadi kelompok.
aku hanya tertawa menanggapi ucapan mereka.
"hei fahi,kamu sudah mengamati berapa gerakan?" tanya hesti si gempal.
"umm...seperti nya baru 4 sih,aku juga gak tau ini benar atau tidak" jawabku sambil berfikir.
"ahh..udahlah salah benar urusan nanti deh,yang penting selesai"
aku menggaguk mengiyakan kata-kata hesti.
kami menyudahi pembicaraan dan fokus kembali dengan tugas.
Astagaa...aku haus sekali.
aku sama sekali belum minum semenjak tiba disini,bayangan ku akan kemarahan pak herman membuatku lupa segala nya..eitzzz..
aku
bukan suka sama beliau ya,aku hanya bener-benar takut dia itu dosen
yang sangat terkenal dengan suara nya yang besar dan ludah nya yang
muncrat kalau sedang marah.
familiar kan sama `ludahy muncrat`?penyuka india sejati pasti tau?haha.
ya adegan itu ada dalam film main hoon na.
sebuah
film yang mengisah kan tentang seorang anak dari madu seorang suami,dan
ayah nya meninggal lalu menitipkan sebuah pesan yang isi nya
,mencari adik tiri nya yang bernama laksman.
coba tonton deh,just information.
ok we back on the topic.
aku memperhatikan satu persatu teman ku,sama seperti ku keringat bercucuran dari dahi kami.
sama sekali tidak ada yang ingin bangkit untuk sekedar membeli minuman karna takut kena muncratan dari pak herman.
yaaahh...ayo sedikit lagi.
dengan berapi-api kami mempercepat tugas dari pak herman
tiba-tiba.
tut..tut..tut
nada dering hp ku berbunyi pemberitahuan dari grup yang isi nya.
harap
seluruh anak kelas B mengumpulkan tugas yang diberikan pak herman,karna
jika tidak habislah kita kena muncratan pak herman.
aku yakin kata `muncrat` awal nya adalah nila.
jantungku berdegup kencang panik,bagaimana ini maih ada dua lagi harus cepat selesai.
kami bergegas.
dan selesai.
tapi ada satu masalah kami bahkan tidak bisa bangkit karna kurang tenaga.
dehidrasi.
"baiklah teman-teman ayo kita minum aqua mineral water emergency agar kita semangat!!"
kata ku sambil mengambil botol mineral dari tas.
ayooooooo!!!!!
jawab mereka serentak dan kami pun sama-sama meminum emergency water.
akhirnya
semangat kami kembali dan bergegas menuju motor masing-masing dan pergi
kekampus untuk menyerah kan tugas pada pak herman.
~selesai
Komentar
Posting Komentar