THE LAST PLACE
"karin" aku menghentikan langkah ku sesaat dan menoleh kebelakang melihat seseorang yang memanggilku.
seorang gadis berambut lurus berlari mendekatiku,apa aku mengenalnya?
"ya?" jawabku lembut saat dia sudah berada tepat didepan ku.
"hey aku alice,tadi ku dengar dari martha kalau kamu punya salinan catatan dari bu asri ya?"
aku mengangguk.
"wah kebetulan sekali,buku ku hilang jadi boleh kan aku pinjam catatan mu?sekalian salinan pr yang dikumpul besok?hm?" ujar nya dengan mata yang berbinar.
aku tersenyum,ya seperti biasa aku bukan siapa-siapa untuk mereka selain seorang pintar yang bisa mereka manfaat kan kapan pun,tapi aku tidak keberatan setidak nya mereka masih berlaku baik padaku.
"tunggu sebentar" aku membuka tas ku dan mengambil buku catatan fisika beserta Pr nya,apa menurut kalian aku bodoh?ntahlah,yang jelas aku tidak suka dibenci apalagi aku tidak mempunyai siapapun yang membelaku disekolah,sebenar nya aku ingin punya teman tapi rasa nya aku sulit untuk mendapatkan teman karna satu masalaah yaitu aku tidak mempercayai siapapun.
"thanks ya Rin,besok aku balikin deh bye"
aku menatap langkah alice yang menjauh dariku.
I find the way to let you leave~
aku tersentak saat nada dering ponselku berbunyi,aku buru-buru mengangkat nya saat kuliihat nama dilayar 'papa'.
"halo?" sapa ku pada sseorang disebrang telfon.
"sayang kamu baru pulang kan?"
"iya,baru aja keluar kok"
"pak prapto udah dijalan jadi jangan kemana-mana,Ok?"
"hm,Papa malam ini gak pulang? tanya ku agak ragu.
"ya sayang,Papa ada rapat pentin dengan klien jadi seperti nya malam ini gak pulang,mungkin besok"
"oke,itu pak prapto udah sampe aku tutup ya Pa,dahh"
aku menutup telfon sepihak,aku menghela nafas dan tersenyum kecut.Memang nya apa yang aku harapkan?aku bahkan tau keadaan nya Papa memang gak akan pulang malam ini seperti biasa nya.
aku menyeret langkah ku menuju gerbang dimana mobil BMW putih sudah menungguku.
"siang Non" sapa pak prapto saat aku tiba didepan gerbang.
"siang pak,udah makan siang?" tanyakuu sambil tersenyum.
"gak sempat non,tadi sibuk nganterin dokumen tuan jadi pulang balik rumah-kantor maka nya gak sempat makan" jelas pak prapto sambil tersenyum.
"yaudah kita delevery Kfc aja gimana pak?kalau pesan sekarang ntar kalau sampai rumah pasti udah datang"
aku mulai mengetik beberapa digit angka di ponselku.
"gak ngerepotin Non?" tanya pak prapto sesaat aku selesai bicara dengan call center KFC.
aku memasukkan ponsel ku kedalam saku dan menggeleng pelan "enggak kok pak,aku jugak kan sekalian mau makan jugak jadi gak ngerepotin sama sekali" jawabku sambil tersenyum,pak prapto membalas senyumku sambil membuka kan pintu mobil.
Yahh,seperti biasa kalian tau kan?jakarta?jakarta dengan kota yang indah saat malam jakarta mempunyai sesuatu yang sangat menarik seperti lampu kota yang terak laksana bintang mengalahkan hiburan malam yang 'indah' untuk orang tertentu,tapi sampai sekarang aku masih bingung kenapa mereka lebih memilih diskotik atau semacam nya daripada bintang malam?kalau boleh memilih aku ingin kesana dibanding disini aku sangat kesepian.
tinn..tinnn..
aku menghela nafas mendengar suara klakson mobil yang membuatku agak sedikit terganggu karna memutus imaginasi ku soal bintang dijakarta,apa masih ada?
aku membuka kaca mobil ku perlahan.
"pak,apa gak ada jalan lain?" tanya ku pada pak prapto sambil melihat kemacetan yang ku fikir itu berkilometer panjang nya dari luar kaca mobil.
"ada Non cuma sepertinya akan sulit putar balik" jawab pak prapto agak gusar.
aku mengangguk dan kembali menutup kaca candela perlahan.
"kak kue nya kak"
aku menurunkan kaca mobil ku kembali saat tadi aku hapir sempurna menutup nya,aku tertegun,terkesima dan bahkan hampir menangis saat aku melihat anak kecil yang ku fikir umur nya masih sembilan tahun membawa kue diatas kepala nya dengan wajah yang lelah,sesaat aku berfikir kemana orang tua mereka?apakah mereka harus seperti ini?
aku menangis dan mengutuk diriku sendiri yang selalu menyalahkan kehidupanku seakan aku yang paling hancur tapi sekarang aku benar-benar sadar bukan hanya aku bahkan ada yang lebih menderita daripada aku,aku berjanji mulai saat ini aku tidak akan mengeluh lagi dan aku akan mencoba lebih membiasakan diri untuk itu karna semua tetap tidak akan berubah,besok aku akan bangun dan menjadi KARINA WIJAYA yang baru,aku janji!!!
Komentar
Posting Komentar